BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Rabu, 28 Oktober 2009

..:: Apa Ertinya Miskin ::..


Suatu hari, seorang bapa dari sebuah keluarga yang kaya raya membawa anak lelakinya ke dalam sebuah kampung dengan tujuan menunjukkan kepada anaknya itu kehidupan orang-orang miskin. Mereka bermalam selama beberapa hari di sebuah ladang yang didiami oleh golongan yang sangat miskin.

Di dalam perjalanan pulang, si ayah bertanya kepada anaknya, "Macam mana percutian kita kali ni?"

Si anak menjawab, "Menarik dan hebat, ayah,"

"Kamu sudah melihat sendiri bagaimana susahnya kehidupan mereka yang tidak berharta?"

"Ya,"

Bertanya lagi si ayah, "Jadi, apa yang kamu dapat kali ni?"

Lalu si anak tadi memberikan jawapan yang agak panjang,

"Kita ada dua ekor anjing dan mereka ada empat. Kita ada kolam yang terletak di tengah-tengah taman tetapi mereka mempunyai sungai yang tidak berpenghujung. Kita ada lampu yang diimport di taman kita tetapi mereka ada bintang-bintang di langit pada waktu malam. Keluasan tanah kita sehingga ke halaman hadapan tetapi mereka mempunyai keluasan sehingga kekali langit,"

"Kita tinggal cuma di atas tanah yang kecil sedangkan mereka mempunyai padang yang sangat luas saujana mata memandang. Kita ada pembantu untuk membantu kita tetapi mereka memberi pertolongan, bukan meminta.Kita membeli makanan kita tetapi mereka menanam sendiri makanan mereka. Kita ada dinding sahaja untuk melindungi kita sedangkan mereka mempunyai sahabat handai yang melindungi mereka,"

Si ayah terdiam mendengar jawapan anaknya. Si anak tersebut
kemudiannya berkata, "Terima kasih, ayah, kerana menunjukkan kepada saya betapa miskinnya kita"

Selasa, 27 Oktober 2009

Story Of Sand And Stone



A story tells that two friends were walking through the desert. During some point of journey, they had an argument, and one friend slap the other in the face. The one who got slapped was hurt, but without saying anything, wrote in the sand :

TODAY MY BEST FRIEND SLAPPED ME IN THE FACE...

They kept on walking until they found an oasis, where they decided to take a bath. The one who had been slapped got stuck in the mire and started drowning, but the friend saved him. After he recovered from the near drowning, he wrote on a stone :

TODAY MY BEST FRIEND SAVED MY LIFE...

The friend who had slapped and saved his best friend aked him “ After I hurt you, you wrote in the sand and now, you write on the stone. Why? ” The friend replied, “ when someone hurts us we should write in down in the sand, where winds of forgiveness can erase it away. But, when someone does something good for us, we must engrave it in a stone where no wind can ever erase it. ”

LEARN TO WRITE YOUR HURTS IN THE SAND AND TO CARVE YOUR BENEFITS ON STONE..

They say it takes a minutes to find a special person, an hour to appreciate them, a day to love them, but then an entire life to forget them.

THANKS FOR BEING MY FRIEND...

Bidadari Bermata Jeli

"Sesungguhnya, orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan, mereka bersuka
ria dengan apa yang diberikan oleh Tuhan mereka; dan Tuhan mereka memelihara mereka dari
azab neraka. (Dikatakan kepada mereka),"makan dan minum dengan enak sebagai balasan dari apa yang kamu kerjakan.: mereka bertelekan di atas tempat tidur yang berderetan dan Kami kahwin
kan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik dan bermata jeli." (ath-Thur: 17-20)

Nabi Muhammmad saw menggambarkan kepada Ummu Salamah r.a. tentang perihal Syurga:

Dari Ummu Salamah r.a., ia berkata kepada Rasulullah, "Ya Rasul Allah, jelaskanlah kepadaku
firman Allah tentang bidadari-bidadari yang bermata jeli."

Baginda menjawab, "Bidadari yang kulitnya bersih, matanya jeli dan lebar, rambutnya berkilau
seperti sayap burung nasar."

Ia berkata lagi, "Jelaskanlah kepadaku tentang firman Allah, "Laksana mutiara yang tersimpan
baik." (Al-Waaqi'ah:23)

Baginda menjawab, "Kebeninganya seperti kebeningan mutiara di kediaman lautan, tidak pernah
tersentuh tangan manusia."

Ia berkata lagi, "Ya Rasul Allah, jelaskanlah kepadaku firman Allah, "DI dalam syurga itu
ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik." (Ar-Rahman: 70)

Baginda menjawab, "Akhlaknya baik dan wajahnya cantik jelita."

Ia berkata lagi, "Jelaskanlah kepadaku firman Allah, "Seakan-akan mereka adalah telur
(burung unta) yang tersimpan dengan baik." (As-Shaaffat: 49)

Baginda mejawab, "Kelembutannya seperti kelembutan kulit yang ada pada bahagian dalam telur
dan terlindung kulit telur bahagian luar, atau yang biasa disebut putih telur."

Ia berkata, "Ya Rasul Allah, jelaskanlah kepadaku firamn Allah, "Penuh cinta dan sebaya
umurnya." (Al-Waqiah: 37)

Baginda menjawab, "Mereka adalah wanita-wanita yang meniggal dunia pada usia lanjut, dalam keadaan rabun dan beruban. Itulah yang dijadikan Allah tatkala mereka sudah tahu lalu menjadikan mereka sebagai wanita-wanita gadis, penuh cinta, berghairah, mengasihi dan umurnya sebaya."

Ia bertanya, "Ya Rasul Allah, manakah yang lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari yang bermata jeli?"

Baginda menjawab, "Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari-bidadari yang bermata jeli, seperti kelebihan apa yang tampak daripada apa yang tidak nampak."

Ia bertanya, "Kenapa wanita dunia lebih utama daripada mereka?"

Baginda menjawab, “Kerana solat mereka, puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuning-kuningan, sanggulnya mutiara, dan sisirnya diperbuat daripada emas. Mereka berkata, "Kami hidup dan tidak mati, kami lemah-lembut dan tidak jahat sama sekali, kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali, kami redha dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Bebahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya."

Ia berkata, "Ya Rasul Allah, salah seorang di antara kami pernah menikah dengan dua, tiga atau empat laki-laki lalu dia meninggal dunia. Dia masuk syurga dan mereka masuk syurga pula. Siapakah di antara laki-laki itu yang akan menjadi suaminya di syurga?"

baginda menjawab, "Wahai Ummu Salamah, wanita itu disuruh memilih, lalu ia pun memilih siapa di antara mereka yang akhlaknya paling bagus, lalu ia berkata, 'Wahai Tuhanku, sesungguhnya laki-laki inilah yang paling baik akhlaknya tatkala hidup bersamaku di dunia. Maka, nikahkanlah aku dengannya.' Wahai Ummu Salamah, akhlak yang baik itu akan pergi membawa dua kebaikan, dunia dan akhirat." (HR ath-Tabrani)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...